EFEKTIFITAS PEMUNGUTAN PAJAK HIBURAN GUNA MENINGKATKAN PENDAPATAN ASLI DAERAH DI DINAS PENDAPATAN DAERAH KOTA MALANG

SRI WAHYUNI

Abstract


Penelitian ini merupakan studi kasus pada Dinas Pendapatan Daerah Kota Malang dengan judul ? Efektivitas Pemungutan Pajak Hiburan Guna Meningkatkan Pendapatan Asli Daerah di Dinas Pendapatan Daerah Kota Malang ?.
Tujuan penelitian ini adalah untuk menjelaskan seberapa besar kontribusi Pajak Hiburan terhadap PAD, efektivitas pemungutan Pajak Hiburan dan usaha yang dilakukan Dipenda Kota Malang dalam meningkatkan pemungutan Pajak Hiburan.
Alat analisis yang digunakan untuk mengetahui kontribusi Pajak Hiburan yaitu dengan menghitung rasio kontribusinya. Untuk mengetahui efektivitasnya dengan analisis deskriptif tentang penetapan target dan prosedur pemungutan juga dengan rasio efektivitas, sedangkan untuk mengetahui usaha yang dilakukan untuk meningkatkan Pajak Hiburan yaitu dengan analisis deskriptif.
Hasil penghitungan dengan rasio kontribusi yaitu rata ? rata kontribusi selama lima tahun sebesar 2,71%. Hasil rasio efektivitas, tingkat efektivitas tertinggi tahun 2001 yaitu sebesar 124,25% kemudian menurun sampai tahun 2005. Sedangkan usaha yang dilakukan untuk meningkatkan Pajak Hiburan yaitu dengan pengawasan intensifikasi dan ekstensifikasi.
Dari hasil analisis tersebut dapat diketahui bahwa baik kontribusi maupun rasio efektivitasnya menurun tetapi tetap dapat dikatakan efektif karena tingkat efektivitasnya bisa mencapai 1 atau 100%. Untuk pengawasannya ada beberapa yang perlu diperhatikan misalnya penyempurnaan administrasi seperti mengkaji ulang atau evaluasi sistem pendataan yang sudah dijalankan guna peningkatan pemungutan pajak dan juga memperbaiki tingkat pelayanan aparat terhadap masyarakat.
Berdasarkan kesimpulan diatas, penulis dapat mengajukan saran merevisi Peraturan Daerah No. 2 Tahun 1998 Bab III pasal 5 yaitu tentang dasar pengenaan dan tarif pajak. Memperhatikan prosedur dokumen khususnya pada Seksi Pendataan. Menambah frekuensi pelatatihan-pelatihan untuk peningkatan kualitas Sumber Daya Aparatur. Perlu ada tindakan yang tegas dalam penerapan sanksi terhadap Wajib Pajak baik yang menyalahi aturan maupun ketidaktaatan dalam membayar pajak.

 

Keyword : Efektivitas, Pendapatan Asli Daerah

 

Link Terkait : http://skripsi.umm.ac.id/files/disk1/195/jiptummpp-gdl-s1-2007-sriwahyuni-9749-PENDAHUL-N.pdf


Keywords


Efektivitas; Pendapatan Asli Daerah