ANALISIS PENGARUH RISIKO PERUSAHAAN TERHADAP RETURN SAHAM PADA PERUSAHAAN FARMASI YANG GO PUBLIK DI BEJ

Fulan Nawang Sari

Abstract


Penelitian ini merupakan penelitian komparatif pada BEJ dengan judul ?Analisis Pengaruh Risiko Perusahaan terhadap Return Saham pada Perusahaan Farmasi yang Go Publik Di BEJ? periode pengamatan 2003-2005.
Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh risiko jangka pendek yang diukur dengan current ratio, rasio aliran kas terhadap hutang lancar, perputaran piutang, perputaran persediaan dan risiko jangka panjang yang diukur dengan debt ratio, rasio interest coverage, rasio aliran kas terhadap aliran hutang, rasio aliran kas terhadap pengeluaran modal terhadap return saham pada perusahaan sektor farmasi.
Dalam penelitian ini, peneliti mengungkapkan hipotesis yaitu diduga secara simultan dan parsial risiko jangka pendek berpengaruh signifikan terhadap return saham dan diduga secara simultan dan parsial risiko jangka panjang berpengaruh signifikan terhadap return saham pada perusahaan sektor farmasi.
Alat analisis yang digunakan untuk mengetahui pengaruh risiko perusahaan terhadap return saham adalah analisis regresi berganda, uji F dan uji t. Hasil perhitungan untuk risiko jangka pendek secara simultan menunjukkan pengaruh signifikan terhadap return saham, hal ini dibuktikan Fhitung>Ftabel (2.612>2.24). Secara parsial tidak ada pengaruh yang signifikan terhadap return saham, hal ini dibuktikan dengan thitung<1.70) untuk CR, thitung<1.70) untuk aliran kas terhadap hutang lancar, thitung<1.70) untuk perputaran piutang, thitung<1.70) untuk perputaran persediaan. Dari koefisien determinasi diperoleh R Square sebesar 32.2%, berarti mempunyai pengaruh yang kuat terhadap return saham dan sisanya sebesar 67.8% dijelaskan oleh variabel-variabel lain yang tidak ada dalam penelitian ini. Untuk risiko jangka panjang secara simultan menunjukkan tidak ada pengaruh yang signifikan terhadap return saham, hal ini dibuktikan Fhitung<2.24). Secara parsial tidak ada pengaruh yang signifikan terhadap return saham, hal ini dibuktikan thitung>ttabel (1.675<1.70) untuk variabel DR, thitung>ttabel (0.975<1.70) untuk variabel rasio interest coverage, thitung<1.70) untuk variabel rasio aliran kas terhadap total hutang, thitung<1.70) untuk variabel rasio aliran kas terhadap pengeluaran modal. Dari koefisien determinasi diperoleh R Square sebesar 16.3%, berarti mempunyai pengaruh kurang kuat terhadap return saham dan sisanya sebesar 83.7% dijelaskan oleh variabel-variabel lain yang tidak ada dalam penelitian ini.
Berdasarkan uraian diatas, penulis dapat menyarankan agar perusahaan mampu menunjukkan kinerja keuangan yang baik dan harus mampu meningkatkan nilai perusahaan kepada stakeholders dan untuk investor diharapkan menjadikan faktor kinerja keuangan perusahaan sebagai salah satu pertimbangan dalam melakukan investasi.

 

Keyword : Return Saham

 

Link Terkait : http://skripsi.umm.ac.id/files/disk1/196/jiptummpp-gdl-s1-2007-fulannawan-9759-PENDAHUL-N.pdf


Keywords


Return Saham