PENGARUH BUDAYA ORGANISASI TERHADAP KINERJA AUDITOR YUNIOR PADA KANTOR AKUNTAN PUBLIK DI - MALANG

AGUS MAKSUM

Abstract


Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui budaya organisasi dan kinerja auditor yunior yang ada di Kantor Akuntan Publik. Demikian juga untuk mengetahui pengaruh budaya organisasi terhadap kinerja auditor yunior pada Kantor Akuntan Publik di Malang. Budaya organisasi merupakan falsafah, nilai-nilai yang dianut oleh para anggota (auditor yunior) organisasi itu sendiri serta terwujud dalam perilaku sehari-hari. Perilaku anggota (auditor yunior) akan berpengaruh terhadap suksestidaknya
aktivitas mereka dalam melaksanakan tugas-tugas yang telah ditetapkan organisasi untuk mencapai tujuannya dan tingkat kesuksesan inilah yang disebut juga dengan kinerja. Dengan demikian budaya organisasi berpengaruh terhadap kinerja auditor yunior, dimana budaya organisasi tersebut mempunyai beberapa karakteristik.
Dalam penelitian ini, budaya yang diteliti mengacu pada konsep yang dikemukakan George G. Gordon dan M.W. Cummincs dalam Stphen P. Robbins (1990) yang terdiri atas Inisiatif Individu, Toleransi Terhadap Tindakan Beresiko,
Arah, Integrasi, Dukungan Manajemen, Kontrol, Identitas, Sistem Imbalan, Toleransi Terhadap Konflik dan Pola-pola Komunikasi.

Analisis yang digunakan untuk menjawab permasalahan penelitian ini, selalin menggunakan tabel analisis rentang sekala untuk mengukur jawaban-jawaban tentang karakteristik nilai-nilai budaya organisasi dan kinerja auditor yunior, juga
analisis korelasi dan regresi untuk melihat hubungan maupun pengaruh budaya organisasi terhadap kinerja auditor yunior.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa, nilai-nilai budaya dan kinerja yang ada di Kantor Akuntan Publik (KAP) dapat dinyatakan baik, hal ini tercermin dari nilai (skor) rata-rata masing-masing variabel budaya organisasi barada pada
rentang skala baik dan sangat baik. Pengaruh masing-masing karakteristik budaya terhadap kinerja relatif kecil, namun semuanya cukup berarti atau signifikan walaupun ada sebagian yang tidak signifikan dan dapat dijadikan indikator bahwa budaya organisasi sangat penting bagi peningkatan kinerja auditor yunior. Oleh karena itu budaya yang selama ini
ada di Kantor Akuntan Publik (KAP) perlu dipertahankan dan ditingkatkan agar tujuan-tujuan yang diinginkan tercapai dengan efektif dan efisien.

 

Keyword : Budaya, kinerja

 

Link Terkait : http://skripsi.umm.ac.id/files/disk1/196/jiptummpp-gdl-s1-2007-agusmaksum-9779-Pendahul-n.pdf


Keywords


Budaya; kinerja