PERBANDINGAN KINERJA PERUSAHAAN YANG DIUKUR DENGAN METODE EVA PADA PERUSAHAAN ROKOK YANG TERCATAT DI BEJ

ERLINA ERLINA

Abstract


Penelitian ini merupakan penelitian empiris dengan judul: ? Perbandingan Kinerja Perusahaan Yang Diukur Dengan Metode EVA Pada Perusahaan Rokok Yang tercatat Di BEJ ?.
Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui kinerja perusahaan rokok yang tercatat di BEJ, jika diukur dengan metode EVA dan untuk mengetahui perusahaan mana yang mempunyai kinerja paling baik untuk berinvestasi pada perusahaan tersebut.
Alat analisis yang digunakan untuk menilai kinerja keuangan pada keempat perusahaan rokok adalah metode Economic Value Added (EVA), EVA merupakan alat penilai kinerja keuangan perusahaan yang memperhatikan harapan para penyandang dana (kreditur dan pemegang saham). Sedangkan langkah-langkah dalam menganalisis data meliputi: (1) perhitungan biaya modal hutang, (2) perhitungan biaya modal saham, (3) perhitungan biaya modal rata-rata tertimbang, (4) perhitungan EVA.
Tolak ukur yang digunakan untuk menilai kinerja keuangan dengan metode EVA yaitu: jika EVA positif, maka telah terjadi nilai tambah ekonomis bagi perusahaan dan memenuhi harapan penyandang dana. Sedangkan jika EVA negatif, maka tidak terjadi nilai tambah ekonomis bagi perusahaan dan tidak dapat memenuhi harapan penyandang dana.
Dari analisis menunjukkan bahwa hasil perhitungan EVA pada PT. H.M. Sampoerna selama periode 2002-2004, kinerja keuangan perusahaannya sehat dan memberikan nilai tambah ekonomis. Sedangkan pada PT. Gudang Garam tahun 2003 dan 2004, PT. BAT tahun 2004 dan PT. Bentoel tahun 2002-2004, kinerja keuangan perusahaannya tidak sehat dan belum memberikan nilai tambah ekonomis, apabila diukur dengan metode EVA. Dari keempat perusahaan rokok yang memberikan nilai tambah ekonomis yang paling baik adalah PT. H.M. Sampoerna.
Berdasarkan kesimpulan di atas penulis dapat mengimplikasikan apabila kinerja keuangan perusahaan tidak sehat jika dinilai dengan EVA, maka perusahaan hendaknya memperhatikan kinerja keuangannya dengan memperhatikan biaya modal.

 

Keyword : Economic Value Added

 

Link Terkait : http://skripsi.umm.ac.id/files/disk1/194/jiptummpp-gdl-s1-2007-erlina0162-9652-1.+PENDA-N.pdf


Keywords


Economic Value Added