ANALISIS MODEL INDEKS TUNGGAL UNTUK MEMBENTUK PORTOFOLIO OPTIMAL DALAM PENGAMBILAN KEPUTUSAN INVESTASI SAHAM (Studi Pada Saham Indeks LQ 45 di Bursa Efek Jakarta)

RINA SUMINAR

Abstract


Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui banyaknya saham dan proporsi dana yang membentuk portofolio optimal, berapa risiko dan pengembalian portofolio, dan apakah terjadi revisi portofolio. Populasi yang digunakan adalah sebanyak 90 emiten yang termasuk dalam indeks LQ 45 selama Agustus 2005-Juli 2006. Analisis dengan menggunakan indeks tunggal menghasilkan jumlah emiten yang membentuk portofolio optimal periode Agustus 2005-Januari 2006 sebanyak 9 emiten dengan proporsi dana yaitu: SCMA (0.0032%), BBNI (0.0439%), LMAS (0.0306%), TKIM (0.3352%), MLPL (0.4890%), INCO (0.8840%), BMTR (2.5575%), TINS (1.3788%), NISP (94.2603%). Sedangkan pada periode Pebruari-Juli 2006 sekuritas yang membentuk portofolio
optimal ada 6 emiten dengan proporsi dana yaitu: NISP (34.691%), AALI (39.7217%), RMBA (11.9573%), HMSP (10.5739%), TSPC (0.17278%), BUMI (1.32779%).
Risiko portofolio dari masing-masing periode adalah 0.73365% untuk periode Agustus 2005-Januari 2006. Sedangkan periode Pebruari-Juli 2006 sebesar 0.031669%. Return ekspektasi portofolio optimal periode Agustus 2005-Januari 2006
sebesar 0.4343% lebih kecil dari return ekspektasi portofolio periode Pebruari-Juli 2006 sebesar 49.6243%. Revisi portofolio terjadi pada penelitian ini karena pada periode Pebruari-Juli 2006 prosentase peningkatan return portofolio lebih besar dari
peningkatan risiko portofolio dibandingkan dengan periode Agustus 2005-Januari 2006.

 

Keyword : Portofolio, return, risiko

 

Link Terkait : http://skripsi.umm.ac.id/files/disk1/194/jiptummpp-gdl-s1-2007-rinasumina-9666-PENDAHUL-N.pdf


Keywords


Portofolio; return; risiko