PENGUKURAN KINERJA KEUANGAN PEMERINTAH DAERAH NGANJUK PASCA OTONOMI DAERAH DENGAN MENGGUNAKAN VALUE FOR MONEY

MUSVICHA SARI HANA

Abstract


Penelitian ini merupakan studi kasus yang bersifat deskriptif pada kabupaten Nganjuk dengan judul ?Pengukuran Kinerja Keuangan Pemerintah Kabupaten Nganjuk Pasca Otonomi Daerah Dengan Menggunakan metode Value For Money?.
Tujuan penelitian ini adalah untuk mendeskripsikan kinerja keuangan kabupaten Nganjuk. Penelitian ini membahas laporan perhitungan APBD kabupaten Nganjuk dari tahun 2001-2004. Alat analisis yang digunakan untuk mengetahi kinerja keuangan kabupaten Nganjuk adalah dengan metode Value For Money , yang meliputi Rasio Ekonomi, Rasio Efisiensi, Rasio Efektivitas. Untuk melengkapi analisis ini diperlukan rasio lain seperti; Rasio Kemandirian, Rasio aktivitas, Debt Service Coverage Ratio dan Rasio Pertumbuhan.
Hasil Perhitungan rasio kemandirian menunjukkan angka yang selalu naik. Hal ini menunjukkan kemandirian daerah dalam membiayai kegiatan pemerintahannya. Rasio aktivitas menunjukkan bahwa penggunaan dana pada tahun 2001 lebih banyak digunakan untuk belanja rutin rasionya sebesar 84%. Sedangkan pada tahun 2004 dana lebih banyak digunakan untuk belanja pembangunan rasionya sebesar 74%. Dari hasil perhitungan Debt Service Coverage Ratio menunjukkan bahwa pemerintah kabupaten Nganjuk mampu melakukan pinjaman karena rasionya lebih dari 2,5. Rasio pertumbuhannya kurang baik karena rasionya cenderung turun Hasil perhitungan rasio dengan metode Value For Money secara keseluruhan suadh bisa dikatakan ekonomis, efisien dan efektif. Hal ini ditunjukkan dengan pertama, Rasio ekonomi yang menunjukkan angka kurang dari 100% (ekonomis). Kedua rasio efisiensi diperoleh hasil kurang dari 100% (efisien). Ketiga, rasio efektivitas diperoleh hasil kurang dari 100% (efektif).

 

Keyword : Value for Money

 

Link Terkait : http://skripsi.umm.ac.id/files/disk1/196/jiptummpp-gdl-s1-2007-musvichasa-9772-1.+PENDA-N.pdf


Keywords


Value for Money