FAKTOR YANG MEMPENGARUHI TINGKAT PERKAWINAN DAN PERCERAIAN SUAMI ISTRI USIA MUDA (Studi Kasus di DesaWonosari Kecamatan Tutur Kabupaten Pasuruan)

CHARIROH CHARIROH

Abstract


Perkawinan merupakan sunnatullah yang disyariatkan oleh Allah dan Rasulullah kepada manusia. Perkawinan bertujuan untuk membentuk suatu keluarga yang sakinah mawadah dan warahmah. Untuk mencapai tujuan tersebut maka diberlakukannya batasan umur untuk menikah.
Yang menjadi acuan permasalahan dalam tugas akhir ini adalah faktor-faktor yang menyebabkan terjadinya perkawinan dan perceraian usia muda dan tingkat percerain suami istri usia muda pada masyarakat Desa Wonosari Kecamatan Tutur Kabupaten Pasuruan.
Tujuan yang ingin dicapai dalam penelitian ini adalah :
1. Untuk mengetahui faktor-faktor yang mempengaruhi tingkat perkawinan usia muda di Desa Wonosari Kecamatan Tutur Kabupaten Pasuruan.
2. Untuk mengetahui tingkat perceraian suami istri yang melangsungkan pernikahan pada usia muda.
3. Untuk mengetahui fakto-faktor yang mempengaruhi tingkat perceraian perkawinan di usia muda di Desa Wonosari Kecamatan Tutur Kabupaten Pasuruan.
Dalam penelitian ini yang menjadi objek penelitian ini adalah anggota masyarakat di Desa Wonosari Kecamatan Tutur Kabupaten Pasuruan yang melakukan perkawinan dan perceraian di usia muda. Sampel yang digunakan dalam penelitian ini adalah suami atau istri yang menikah pada usia muda dan telah bercerai di desa Wonosari sebanyak 4.0 % atau sebanyak 20 orang.
Yang menjadi sumber dalam penelitian ini adalah data primer dan data sekunder. Data primer yaitu data yang bersumber langsung dari penelitian ini. Sedangkan data sekunder data-data yang diperoleh dari bahan kepustakaan, Al-Qur’an, As-sunnah dan bahan kepustakaan.
Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kualitatif yang merupakan studi kasus di Desa Wonosari Kecamatan Tutur Kabupaten Pasuruan. Pengumpulan data dalam penelitian ini dengan wawancara dan dokumentasi.
Dari hasil penelitian ini dapat disimpulkan :
1. Faktor yang menjadi sebab terjadinya perkawinan usia muda adalah faktor ekonomi, pendidikan dan kebudayaan.
2. Perkawinan usia muda berpengaruh terhadap perceraian suami istri.
3. Faktor-faktor yang mempengaruhi terjadinya perceraian suami istri adalah faktor ekonomi, ketidak cocokan, selingkuh dan faktor mengidap penyakit
Pada akhir penulisan skripsi ini ada beberapa saran yang dapt dijadikan sebagai bahan pertimbangan khususnya KUA untuk memperketat pelaksanaan perkawinan dengan tujuan untuk memperkecil terjadinya perceraian perkawinan.

Keyword : perkawinan,perceraian,usia muda

Related Link : http://skripsi.umm.ac.id/files/disk1/1/jiptummpp-gdl-s1-2004-chariroh99-41-Pendahul-n.PDF


Keywords


perkawinan;perceraian;usia muda