Perspektif Gender dalam Hukum Islam dan Hukum Positif

Hijerah Hijerah

Abstract


Dalam kehidupan sekarang ini problematika manusia di dalam masyarakat beranekaragam, adapun yang sekarang ini terjadi adanya gerakan yang menuntut keadilan dan kesetaraan gender. Namun demikian masalah gender telah menempatkan ke posisi perempuan, dan mereka menuntut hak-haknya. Feminisme sebagai bentuk reaksi kenyataan. Namun demikian gerakan tersebut berkaitan dengan masalah gender telah menempatkan ke posisi perempuan, mereka menuntut hak-haknya.
Pengertian gender digunakan untuk mengidentifikasi perbedaan laki-laki dan perempuan dari segi sosial budaya dan tingkah laku. Maka dari pengertian dapat disimpulkan gender adalah suatu konsep yang digunakan untuk mengidentifikasi perbedaan laki-laki dan perempuan dilihat dari segi sosial budaya. Gender dalam arti ini adalah suatu bentuk rekayasa masyarakat bukannya sesuatu yang bersifat kodrati.
Adapun dalam penulisan, penulis ingin mengkaji lebih jauh tentang :
c Bagaimana perspektif gender dalam hukum Islam dan hukum positif.
c Apa hak dan kewajiban gender menurut Islam.
Adapun tujuan penelitian ini adalah :
c Ingin mengetahui konsep gender dalam pandangan hukum Islam dan hukum positif.
c Ingin mengetahui hak dan kewajiban gender dan pandangan hukum Islam.
Untuk menjelaskan persoalan tersebut, penulis mencari jawaban untuk memenuhi penulisan library research, atau kepustakaan murni dan karena metode penulisan yang digunakan adalah deskriptif kualitatif yakni melakukan interview atau wawancara dengan tokoh atau pemerhati masalah gender.
Pada dasarnya Allah SWT menciptakan perempuan dam laki-laki sama, dan tidak ada diskriminatif di antara keduanya. Dan yang jelas Islam sendiri mengakui laki-laki dan perempuan dihadapan Allah sama, bedanya saja bagaimana ketaqwaan mereka. Gender merupakan pembagian peran serta dan tanggungjawab untuk menjalankan hak dan kewajiban sebagaimana kodratnya masing-masing.
Adanya perlakuan yang berbeda antara laki-laki dan perempuan tidak berarti merendahkan kedudukan satu sama lain, namun yang demikian itu adalah suatu ketentuan yang adil sesuai dengan fitrohnya sebagai laki-laki dan fitrohnya sebagai perempuan.
Dengan demikian adanya hal tersebut di atas diharapkan perlakuan perempuan di masyarakat dapat dioptimalkan sebaik mungkin dan disesuaikan dengan kemampuan dan kodrat masing-masing.
Selain itu, tulisan ini juga bertujuan memberikan kesadaran perempuan bahwa perspektif gender merupakan kebebasan atau persamaan hak laki-laki dan perempuan yang terkait dengan emansipasi perempuan, sehingga gender dapat memberikan kontribusi kepada perempuan yang ingin kebebasan dan keadilan.

Keyword :  Perspektif Gender

Related Link : http://skripsi.umm.ac.id/files/disk1/23/jiptummpp-gdl-s1-2004-hijerah981-1145-Pendahul-n.pdf


Keywords


Perspektif Gender