NEGARA HUKUM SYARI’AH DAN NEGARA HUKUM PANCASILA(Studi Normatif tentang Azas-azas Negara Hukum ut Syari’ah dan Pancasila)

MOH. ZEINUDIN

Abstract


Islam sebagai agama (al-Din) mengajarkan sebuah pandangan hidup (way of life) yang komprehensif dan luwes (dinamis). Ia dengan sifatnya yang komprehensif itu telah memberikan pedoman bagi segenap aspek kehidupan manusia. Ia dengan sifatnya yang dinamis dapat pula ‘berdialog’ dan berinteraksi dengan sejarah, kapan dan di mana ia berada.Agama Islam dalam konteks Negara Indonesia yang berideologi Pancasila sering ditampilkan secara controversial dalam sejarah. Hubungan Islam, Negara , dan Pancasila terkadang bersifat antagonistic, terkadang bersifat resiprokal kritis (saling mempelajari dan memahami), dan terkadang pula bersifat akomodatif . sebenarnya, sesuai namanya, Islam itu menebar keselamatan, kedamaian, dan kemaslahatan. Oleh karena itu, mengaplikasikan Islam dalam konteks apapun, termasuk dalam konteks kenegaraan dan hokum harus berpegang kepada prinsip-prinsip sebagaimana terkandung dalam nama Islam itu sendiri.
Untuk membuktikan bahwa Islam dapat ‘bersanding’ harmonis dengan negara dan ideologi Pancasila, skripsi ini akan mengkaji kongsep negara hokum dalam ‘wilayah’nya yang sangat mendasar dan prinsip, yaitu sebuah studi normative tentang azas azas negara hokum menurut Syari’ah dan Pancasila.Sehubungan dengan persoalan tersebut di atas, permasalahan dalam skripsi ini dirumuskan sebagai berikut; (1) Bagaimanakah konsep negara hokum menurut Syari’ah dan Pancasila (2) Bagaimanakah hubungan antara negara hokum menurut Syari’ah dan Pancasila ditinjau dari segi azas-azasnya.
Berdasarkann rumusan masalah di atas, diharapkan skrpsi ini dapat memberikan gambaran yang cukup jelas tentang konsep negara hukum munurut Syari’ah dan Pancasila serta letak hubungan (relevansi) keduanya ditinjau dari segi azas-azasnya.Untuk mencapai tujuan yang diharapkan tersebut, maka skripsi ini akan menggunakan data-data kualitatif berdasarkan norma Syari’ah dan Pancasila serta teori-teori dan pendapat-pendapat para pakar. Adapun pendekatan yang dipakai adalah pendekatan eksploratif -normatif , deskriptif- analitis. Artinya, penelitian ini dilakukan dengan menggali data-data kualitatif yang bersumber dari norma Syari’ah dan sila-sila Pancasila serta pasal-pasal UUD 1945 pasca amandemen, dan untuk selanjutnya dideskripsikan secara kritis berdasarkan teori dan pendapat para pakar yuang berhasil diakses melalui buku-buku, majalah-majalah, jurnal-jurnal, kamus-kamus, dan lituratur lainya yuang relevan dengan pembahasan skripsi ini. Dalam praktek, juga digunmakan metode induktif dan komparatif. Dari hasil penelitian dapat diketahui bahawa negara hukum menurut Syari’ah (Negara Hukum Syari’ah) adalah suatu negara yang menjadikan Syari’ah sebagai azas-azas hukumnya. Azas-azas Negara Hukum Syari’ah yang berhasil dirumuskan diantaranya; azas kekuasaan sebagai amanah, azas musyawarah, azas keadilan, azas persamaan, azaas pengakuan dan perlindungan terhadap hak-hak azasi manusia, azas peradilan bebas, azas perdamaian, azas kesejahteraan, dan azas ketaatan rakyat. Azas-azas iniu memiliki sifat mutlak, eternal dan unuversal, sehingga dapat diadaptasikan sesuai konteks sejarah kenegaraan berdasarkan teori al-mashlahah imam Malik iang menekankan pada kemaslahatan umum. Selain itu, telah didapat pula hubungan Negara Hukum Syari’h dengan negara hukum menurut pancasila (Negara Hukum Pancasila), yaitu adanya hubungan persamaan ditinjau dari azas-azas keduanya. Asdapun azas-azas keduanya yang dapat dipertemukan diantaranta; azas Ketuhanan Yang Maha Esa (tauhid) sebagai pemberi amanah kekuasaan, azas permusyawaratan(musyawarah), azas keadilan, azas persamaan, azas pengakuan dan perlindungan atas hak-hak azasi manusia (kemanusian yang adil dan beradab), azas peradilan bebas, azas perdamaian (kekeluargaan, kerukunan, persatuan), azas kesejahteraan, dan azas ketaatan rakyat (kewajiban rakyat).
Pada akhir penulisan skripsi ini, ada beberapa saran yang dapat dijadikan pertimbangan dalam upaya untuk terus memperjelas dan mengharmonikan hubungan antara Islam,negara dan pancasila menuju terwujudnya sebuah Negara Hukum Indonesi yang diridlai Allah SWT.

Keyword :  Negara Hukum pancasila,Hukum Syari'ah

Related Link : http://skripsi.umm.ac.id/files/disk1/23/jiptummpp-gdl-s1-2004-mohzeinudi-1135-Pendahul-n.pdf


Keywords


Negara Hukum pancasila;Hukum Syari'ah