PERUBAHAN SOSIAL PADA MASYARAKAT NELAYAN PANTAI PRIGI (Studi Tentang Perubahan Pola Pikir, Gaya Hidup dan Tatanan Nilai Sosial Masyarakat Nelayan Akibat Pembangunan Pelabuhan Nasional di Desa Tasikmadu Kecamatan Watulimo Kabupaten Trenggalek)

Sabilla Amirulloh

Abstract


Perubahan sosial terjadi pada semua masyarakat dan dalam setiap kurun waktu tertentu. Salah satu penyebab utama terjadinya perubahan sosial adalah pembangunan. Pembangunan yang disertai dengan masuknya teknologi-teknologi dan inovasi-inovasi baru membawa perubahan tersendiri didalam masyarakat. Dampak perubahan tersebut bisa bernilai positif, tetapi tidak tertutup kemungkinan akan membawa dampak negatif bagi masyarakat itu sendiri. Perubahan sosial yang terjadi pada masyarakat dapat dikategorikan sebagai perubahan sosial yang terjadi karena disengaja (intended change) atau karena tidak sengaja (unintended change).
Lokasi penelitian ini adalah di Desa Tasikmadu Kecamatan Watulimo kabupaten Trenggalek. Teknik pengambilan sampel untuk penelitian ini menggunakan teknik purposive sampling, yakni dengan menentukan sendiri subjek penelitian. Subjek pnelitian ini adalah nelayan Pantai Prigi yang peneliti ambil dengan kategori tertentu. Teknik pengumpulan data penelitian yakni menggunakan metode observasi, wawancara dan dokumentasi. Teknik analisa data yang digunakan dalam penelitian ini adalah teknik analisa data deskriptif kualitatif.
Pembangunan Pelabuhan Nusantara berskala nasional di Desa Tasikmadu Kecamatan Watulimo Kabupaten Trenggalek telah membawa perubahan terhadap masyarakat nelayan lokal Pantai prigi. Interaksi dengan masyarakat luar yang melakukan aktivitas di pelabuhan telah menyebabkan perubahan sosial pada masyarakat nelayan lokal. Bentuk perubahan sosial yang terjadi pada masyarakat nelayan antara lain perubahan pola pikir, gaya hidup dan tatanan nilai sosial.
Perubahan sosial yang berupa perubahan pola pikir adalah bergesernya pola pikir tradisional pada masyarakat kearah pola pikir yang bersifat modern. Kepercayaan masyarakat nelayan terhadap hal-hal yang berbau mistis dan tahayul sudah mulai berkurang, pola pikir mereka menjadi lebih rasional. Selain ityu etos kerja masyarakat juga semakin tinggi dan mereka juga lebih menghargai makna pendidikan dalam kehidupan. Perubahan gaya hidup meliputi perubahan penampilan dan tingkat konsumsi masyarakat yang cenderung tinggi. Perubahan tatanan nilai sosial yakni bergesernya tatanan kehidupan masyarakat yang dulunya bersifat paguyuban (gemeinshcaft) menjadi bergeser kearah patembayan (gesselschaft) serta berkurangnya rasa gotong-royong dalam masyarakat.

 

Keyword : Perubahan Sosial, Pola Pikir, Gaya Hidup, Tatanan Nilai Sosial

 

Related Link : http://skripsi.umm.ac.id/files/disk1/315/jiptummpp-gdl-s1-2009-sabillaami-15716-PENDAHUL-N.pdf


Keywords


Perubahan Sosial; Pola Pikir; Gaya Hidup; Tatanan Nilai Sosial; UMM