Department of Sociology, 2008

Font Size:  Small  Medium  Large   Print Page

ANALISA FAKTOR PENYEBAB PERCERAIAN PERIODE 2002-2006 (Study pada Pengadilan Agama Kabupaten Lamongan)

SUSYANTO EKA SEPTYAWAN

Abstract


Keluarga merupakan lembaga yang terkecil dalam masyarakat yang terdiri dari satu orang atau lebih, yang tinggal bersama dan membuat sebuah rumah tangga untuk beriteraksi dan berkomunikasi dan disatukan oleh aturan hukum pernikahan yang berlaku. Dalam membentuk keluarga banyak sekali masalah yang akan dihadapi karena dalam keluarga terdapat sifat dan rasa suka yang berbeda terhadap sesuatu atau masalah ekonomi yang akhir-akhir ini menjadi salah satu faktor yang banyak meyebabkan kegagalan keluarga atau perceraian di kabupaten Lamongan.
Sekarang kata perceraian sering kita dengar setiap hari di televisi atau kita baca di koran-koran atau majalah yang membahas perceraian para pablik figur seperti artis. Perceraian sekarang ini merupakan fenomena yang tidak tabu lagi di masyarakat Kabupaten Lamongan karena sekarang ini perceraian dianggap sebagai jalan keluar yang paling baik jika ada masalah. Waktu dulu orang berpendapat bahwa perceraian adalah suatu hal yang sangat memelukan dan harus dihindari karena semua orang yang ada disekitarnya akan ikut merasakan secara moral dampak perceraian.
Penelitian ini berupaya untuk menjelaskan penyebab perceraian pada masyarakat Kabupaten Lamongan. Dengan tujuan penelitian untuk mengetahui penyebab perceraian pada masyarakat Kabupaten Lamongan.
Dalam penelitian ini menggunakan metode deskriptif kualitatif , dimana peneliti menggunakan obyek yang diteliti. Teknik pengambilan sampel menggunakan proposive sampling sehingga diperoleh sampel sejumlah 16 keluarga yang mengalami perceraian. Sedangkan instrumen menggunakan wawancara bebas dan dokumentasi pengadilan agama.
Kerangka teori dalam penelitian ini mengunakan Teori Konflik yang dikemukakan Ralf Dahrendorf yang melihat bahwasanya perceraian terjadi karena di dalam keluarga terdapat masalah atau konflik.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa penyebeb perceraian yang paling banyak terjadi di Kabupaten Lamongan adalah tidak ada tanggung jawab dan diikuti oleh faktor ekonomi serta tidak ada keharmonisan. Banyaknya perceraian yang ada di Kabupaten Lamongan sebagian besar terdapat pada wilayah pantura atau pesisir laut yaitu kecamatan Brondong dan Paciran.
Penyebab banyaknya perceraian di Kecamatan Brondong dan Paciran adalah akibat dari banyaknya masyarakat yang berkerja ke luar negeri sebagai TKI. Sedangkan perceraian yang terjadi di perkotaan disebabkan karena banyaknya tempat hiburan seperti warung yang menjual minum-minuman keras atau warung kopi yang buka malam sampai pagi dan penjualnya wanita-wanita muda.

 

Keyword : PENYEBAB PERCERAIAN dan Pengadilan Agama

 

Related Link : http://skripsi.umm.ac.id/files/disk1/274/jiptummpp-gdl-s1-2008-susyantoek-13697-PENDAHUL-N.pdf



Abstract: PDF , PS , DOC