RESILIENSI PADA REMAJA PENYANDANG CACAT FISIK PEROLEHAN

DYTA SETIAWATI HARYONO

Abstract


Pada umumnya penyandang cacat fisik seringkali digambarkan sebagai figur yang memiliki kekurangan. Banyak problem yang timbul sebagai akibat dari cacat fisik yang disandang seseorang, baik yang menyangkut dengan masalah penampilan, pergaulan, maupun masalah keluarga. Seorang remaja yang cacat fisik akan menghadapi masa ? masa yang cukup sulit. Cacat fisik yang dialaminya tersebut akan membuat remaja merasa malu, minder, tidak percaya diri untuk bersosialisasi dengan lingkungannya, dan merasa tidak berguna. Pada kenyataannya remaja yang baru mengalami cacat fisik memang lebih banyak menunjukkan adanya gangguan emosi. Mereka lebih sulit menerima kenyataan dibandingkan remaja yang mengalami cacat fisik bawaan. Remaja yang mampu bangkit kembali dan mejalani kehidupannya dengan tegar setelah mengalami musibah inilah yang memiliki resiliensi. Oleh karena itulah peneliti mengambil judul ?Resiliensi Pada Remaja Penyandang Cacat Fisik Perolehan?. Adapun tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui faktor-faktor apa saja yang mempengaruhi resiliensi pada remaja penyandang cacat fisik perolehan.
Penelitian ini merupakan penelitian kualitatif dengan metode studi kasus. Dalam peneltian ini subjek yang dilibatkan sebanyak dua orang, yaitu remaja yang telah mengalami cacat fisik perolehan. Metode penelitian menggunakan teknik wawancara dan observasi untuk memperoleh data penelitian.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa resiliensi kedua subjek dipengaruhi oleh dua faktor yaitu faktor internal berupa memiliki motivasi diri yang tinggi, perasaan harga diri, rasa percaya diri, kemampuan untuk membentuk hubungan yang positif, otonomi, dan menggunakan keterampilan hidup. Sedangkan faktor eksternal berupa menunjukkan harapan yang tinggi dan realistis untuk berhasil, memberikan akses pada sumber penemuan kebutuhan dasar yang berupa pekerjaan, komunikasi yang baik dengan keluarga, dukungan yang baik dari keluarga, komunikasi yang baik dengan lingkungan sekitar, dan hubungan positif dengan teman.

 

Keyword : Resiliensi, remaja, penyandang cacat fisik perolehan

 

Related Link : http://skripsi.umm.ac.id/files/disk1/312/jiptummpp-gdl-s1-2009-dytasetiaw-15580-PENDAHUL-N.pdf


Keywords


Resiliensi; remaja; penyandang cacat fisik perolehan; UMM