PROFIL REMAJA STREET PUNK (ditinjau dari Latar Belakang Remaja Menjadi Street Punk dan Kecenderungan Kepribadian Remaja Street Punk)

SITI FADJRIANA FITROH

Abstract


Remaja mengalami banyak masalah dalam kehidupannya, dengan segala permasalahan yang melatarbelakangi remaja, mereka cenderung membuat sebuah pilihan yang dirasakan cocok bagi jiwa mudanya, yang dapat melampiaskan segala ekspresi yang dimiliki sebagai proses pencarian identitas diri, sekaligus sebagai bentuk perlawanan terhadap sistem, baik sistem dalam konteks budaya maupun sistem dalam konteks lingkungan masyarakat (keluarga/budaya orang tua). Street punk merupakan budaya Negara barat yang sudah diterapkan dalam kehidupan, oleh sebagian anak remaja Indonesia. Kebiasaan kelompok akan gaya pakaian, dandanan rambut, selera musik dan segala macam asesoris yang menempel, atau pilihan kegiatan yang dilakukan merupakan bagian dari pertunjukan identitas dan kepribadian diri. Remaja street punk menjadi bahan yang menarik untuk dikaji dalam bentuk profil karena pada dasarnya komunitas remaja ini mempunyai ciri tersendiri, unik dan berbeda dibandingkan kelompok remaja lainnya.
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui profil remaja street punk, ditinjau dari (1) latar belakang remaja menjadi street punk, (2) kecenderungan kepribadian remaja street punk. Ruang lingkup dalam penelitian ini di lakukan di Kota Malang, dengan alasan peneliti sudah mengetahui keberadaan komunitas street punk yang akan diteliti di tempat tersebut, dan memberikan kemudahan bagi peneliti mencari data-data yang dibutuhkan. Penelitian ini menggunakan cara pendekatan kualitatif dengan jenis deskriptif yang menafsirkan serta menggambarkan keadaan sesuai dengan kenyataan yang sudah diperoleh. Dengan menggunakan pendekatan tersebut diharapkan peneliti dapat mendeskripsikan kenyataan dan kejadian yang sebenar-benarnya tentang hal-hal yang sudah diteliti. Subyek yang digunakan adalah empat remaja street punk yang hidup di jalanan dengan kisaran umur 17 sampai 21 tahun. Pengumpulan datanya menggunakan observasi, wawancara dan tes psikologi, dimana analisa data yang digunakan melalui tahap-tahap reduksi data, display data, mengambil keputusan dan verifikasi. Sedangkan untuk keabsahan data, peneliti menggunakan tringulasi sumber dimana bertujuan untuk mengetahui derajat kepercayaan.
Berdasarkan hasil penelitian yang telah penulis lakukan selanjutkan dapat di simpulkan bahwa: (1) faktor yang melatar belakangi remaja menjadi street punk adalah antara lain: dari faktor eksternal yaitu dari permasalahan keluarga dan kurangnya perhatiaan dan kasih sayang dari keluarganya khususnya orang tua dan faktor internal dimana kurang terpenuhinya kebutuhan kasih sayang dari keluarga membuat remaja menginginkan mendapat keluarga baru di luar untuk dapat memenuhi kebutuhannya dan mencapai kepuasan. (2) kecenderungan kepribadian dapat diketahui bahwa need tertinggi yaitu need (affiliation, exhibition, aggresion, autonomy, abasemant, dan succorance), sedangkan need yang terendah adalah need (achievement, dominance, dan deference).

 

Keyword : Profil, Remaja, Street Punk

 

Related Link : http://skripsi.umm.ac.id/files/disk1/313/jiptummpp-gdl-s1-2009-sitifadjri-15621-PENDAHUL-N.pdf


Keywords


Profil; Remaja; Street Punk; UMM