IDENTIFIKASI KETIDAKPUASAN KERJA KARYAWAN DI PERUSAHAAN KERAJINAN SANITAIR UD DOA IBU MALANG

Fiqli Daryana

Abstract


Salah satu tantangan berat yang sering harus dihadapi oleh perusahaan adalah bagaimana ia dapat menggerakan para bawahannya agar senantiasa mau menggerakan kemampuan terbaiknya untuk kepentingan bersama. Salah satu kearah itu adalah bagaimana cara menimbulkan komitmen mereka agar kinerjanya meningkat. Walaupun jelas tentang pentingnya kepuasan kerja, karena dapat mempengaruhi kualitas dari produk yang dihasilkan oleh organisasi atau perusahaan. Hal ini seperti yang terjadi di Kerajinan Sanitair UD ?Doa Ibu? Malang, bahwa pihak perusahaan kesulitan memotivasi karyawan yang mayoritas kalangan keluarga sendiri yang semuanya penduduk Karang Besuki, sehingga dalam komunikasi intern kurang transparan. Untuk mengidentifikasi ketidakpuasan kerja karyawan maka penelitian dilakukan.
Penelitian ini dilakukan dengan menggunakan pendekatan kualitatif dengan rancangan studi kasus. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui: Observasi dan wawancara mendalam. Setelah dilakukan pemeriksaan keabsahanya, data dianalisis dengan cara (1) reduksi data, (2) penyajian data dan (3), penarikan kesimpulan.
Berdasarkan penelitian yang dilakukan, maka hasil identifikasi ketidakpuasan kerja karyawan yang didapatkan adalah: (1) Masih kurangnya gaji karyawan. Kesejahteraan karyawan yang diperoleh selama ini dianggap masih jauh dari yang diharapkan karyawan dibandingkan dengan shift kerja yang panjang disamping untuk menutupi kebutuhan pokok yang semakin mahal. Masalah kesejahteraan ini jika tidak diperhatikan pihak perusahaan, maka akan berpengaruh pada rendahnya kualitas kerja karyawan (2) Sarana kerja yang memadai. Ketidakpuasan kerja karyawan, diakibatkan oleh sarana kerja yang kurang kondusif, seperti peralatan kerja yang kurang lengkap dan kurang menunjang untuk melengkapi pekerjaan. Jika sarana kerja kurang diperhatikan pihak perusahaan akan dampak menganggu aktivitas kerja karyawan yang pada akhirnya dapat berakibat apada hasil kerja yang kurang maksimal dan tidak memenuhi target kerja karyawan. (3) Lingkungan kerja yang kurang kondusif, sehingga dapat mengganggu aktivitas kerja karyawan. Karena lingkungan yang mendukung akan berpengaruh pada tingkat kualitas kerja yang baik.

 

Keyword : Identifikasi ketidakpuasan kerja, karyawan perusahaan

 

Related Link : http://skripsi.umm.ac.id/files/disk1/314/jiptummpp-gdl-s1-2009-fiqlidarya-15676-PENDAHUL-N.pdf


Keywords


Identifikasi ketidakpuasan kerja; karyawan perusahaan; UMM