KONSEP DIRI KEPADA KELUARGA DALAM MENJELANG MASA PENSIUN

ARIE FITRI FAJAR AYU

Abstract


Manusia tidak terlepas dari aktivitas bekerja, ada orang yang bekerja untuk mencari uang, ada yang bekerja untuk mengisi waktu luang ada pula yang bekerja untuk mencari identitas. Apapun alasan manusia bekerja, semuanya adalah untuk memenuhi kebutuhannya. Namun kondisi fisik manusia untuk bekerja ada batasnya, semakin tua seseorang semakin menurun kondisi fisiknya, maka sejalan dengan hal itu produksifitas kerja pun akan menurun, pada waktunya seseorang akan diminta untuk berhenti bekerja yang awamnya dikenal dengan istilah pensiun. Pensiun diartikan sebagai proses pemisahan seorang individu dari pekerjaannya, dimana dalam menjalankan perananya seseorang digaji, dengan kata lain, masa pensiun mempengaruhi aktivitas seseorang dari situasi kerja kesituasi diluar pekerjaan. Sedangkan konsep diri adalah gambaran yang dimiliki seseorang tentang dirinya, yang di bentuk melalui pengalaman-pengalaman yang diperoleh dari interaksi dengan lingkungan. Dengan itu untuk mempersiapkan masa pensiun seseorang harus memiliki konsep diri yang positif,. Karena itu, pengenalan tentang konsep diri dirasa penting bagi seorang kepala keluarga yang pada dasarnya memiliki tanggung jawab besar terhadap keluarganya.
Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif kualitatif, yang bertujuan untuk mengetahui bagaimana konsep diri kepala keluarga yang menjelang masa pensiun. Penelitian ini dilakukan pada tanggal 1 Januari sampai 3 Januari 2009 dengan melibatkan 3 orang subyek, tempat penelitiannya yaitu di PT Otsuka Indonesia pabrik Lawang. Dalam penelitian ini digunakan teknik purposive sampling, dimana ketiga subyek tersebut bekerja di PT Otsuka dengan ketentuan sebagai pegawai tetap yang akan menjelang pensiun 1 tahun lagi. Uji keabsahan data menggunakan teknik Triangulasi. Metode pengumpulan data yang digunakan adalah dengan menggunakan teknik wawancara dan observasi.
Hasil penelitian ini menunjukakan bahwa kepala keluarga yang menjelang masa pensiun, secara umum memiliki konsep diri yang positif. Hal ini didukung oleh subyek UR, HBS, dan AS telah dapat memberikan penilaian terhadap dirinya sendiri, dengan cara proses interaksi sosialnya yang terjalin dengan baik, dan telah memiliki suatu pandangan rencana tentang apa yang akan dilakukan selanjutnya setelah pensiun nanti. Peneliti menyarankan agar menggunakan waktu luangnya setelah pensiun dengan kegiatan yang positif. Bagi anggota keluarga agar selalu memberikan mortivasi.bagi perusahaan agar diberikan penetahuan dan training persiapan pensiun kepada karyawan. Bagi peneliti selanjutnya perlu dikembangkan adanya penyempurnaan faktor-faktor yang mempengaruhi kesiapan dan keberhasilan dalam menjalani kehidupannya setelah pensiun.

 

Keyword : Konsep Diri, Kepala Keluarga, Menjelang Masa Pensiun

 

Related Link : http://skripsi.umm.ac.id/files/disk1/314/jiptummpp-gdl-s1-2009-ariefitrif-15686-PENDAHUL-N.PDF


Keywords


Konsep Diri; Kepala Keluarga; Menjelang Masa Pensiun; UMM