PENYESUAIAN DIRI LANSIA YANG MENGALAMI POST POWER SYNDROME TERHADAP PERAN PENSIUN

SHOFI MIRWANI

Abstract


Post power syndrome merupakan sekumpulan gejala yang terjadi sewaktu individu memasuki masa pensiun. Namun seorang yang akan mengalami pensiun harus dapat menyesuaikan masa pensiunnya dengan melakukan persiapan karena keberhasilan menyesuaikan diri akan memperlancar aktivitas psikis, sebaliknya jika seseorang tidak mampu menyesuaikan diri dengan baik maka dia akan merasa terasing dan terisolir dari lingkungan dimana ia hidup. Penyesuaian diri sangat diperlukan oleh semua orang untuk mencapai tujuan hidupnya dan dapat diterima dilingkungan masyarakat. Oleh karena itu, peneliti ingin mengetahui gambaran penyesuaian diri lansia yang mengalami post power syndrome terhadap peran pensiun.
Penelitian ini merupakan penelitian kualitatif yaitu untuk melihat bagaimana gambaran penyesuaian diri lansia terhadap peran pensiun sehingga mengalami post power syndrome. Metode penelitian menggunakan metode wawancara untuk memperoleh data penelitian. Adapun subyek penelitian ini adalah dua orang lansia yang sudah pensiun dan pernah bekerja di Instansi Pemerintahan Kab. Berau serta pernah mengalami post power syndrome.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa post power syndrome yang terjadi karena tidak adanya persiapan dan tidak adanya penyesuaian terhadap peran pensiun. Para lansia yang mengalami post power syndrome cenderung tidak memiliki penyesuaian diri yang baik, dimana kedua subyek tidak dapat melakukan penyesuaian pribadi dan sosial. Penyesuaian pribadi kedua subyek cenderung dilakukan dengan murung, berdiam diri dan melamun. Tidak ada kegiatan yang dilakukan kedua subyek untuk mengisi hari-harinya sehingga cenderung pasif dan semakin memunculkan perasaan yang negatif. Begitu juga dengan penyesuaian sosialnya, kedua subyek cenderung menutup diri dan tidak melakukan interaksi dengan lingkungan sosialnya.

 

Keyword : penyesuaian diri, lansia, post power syndrome, peran pensiun

 

Related Link : http://skripsi.umm.ac.id/files/disk1/314/jiptummpp-gdl-s1-2009-shofimirwa-15687-A.+PENDA-N.pdf


Keywords


penyesuaian diri; lansia; post power syndrome; peran pensiun; UMM