BERMAIN PURAPURA PADA ANAK RETARDASI MENTAL RINGAN USIA 912 TAHUN

Nina Anggraeni

Abstract


Anak memang tidak bisa dilepaskan dari semua hal yang berkaitan dengan bermain. Bagi anak, bermain adalah suatu kebutuhan yang sudah ada dengan sendirinya dan sudah ada secara alamiah. Dari sekian banyak jenis permainan yang ada, aktivitas bermain pura-pura menjadi bentuk aktivitas bermain utama karena si anak dengan cepat mempelajari bahasa dan mencobakan penggunaan kata-kata dan simbol-simbolnya. Semua ini berhubungan langsung dengan manfaat yang didapat dari permainan pura-pura yaitu dapat membantu anak retardasi mental ringan dalam mengembangkan cara atau pola berpikir mereka serta mampu membuat mereka menjadi lebih kreatif ketika dirinya dewasa kelak. Dari hal tersebut, maka penelitian ini bertujuan untuk mengetahui dan menggambarkan bagaimana kegiatan bermain pura-pura pada anak penyandang retardasi mental ringan usia 9 hingga 12 tahun
Penelitian ini dilakukan di Lingkungan sekitar Tlogomas dan Tasikmadu pada tanggal 20 Januari s/d 1 Februari 2009 dengan menggunakan metode penelitian deskriptif kualitatif. Subyek dalam penelitian ini berjumlah 3 orang dan memiliki karakteristik retardasi mental ringan. Adapun teknik pengumpulan data dalam penelitian ini adalah observasi kepada subyek dan wawancara terpimpin pada orang tua subyek. Teknik analisis yang digunakan adalah analisis kualitatif.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa (1). Semua subyek yang menjadi subjek penelitian memiliki variasi tema dan peran bermain pura-pura yang beragam. (2) Jika dilihat dari kecenderungan jenis permainan anak retardasi mental ringan usia 9-12 tahun mereka melakukan permainan pura-pura secara bersama dengan orang lain maupun sendiri dan permainan mereka bersifat kompleks. (3). Pada saat bermain pura-pura biasanya stimulus mereka berasal dari pengalaman dan apa yang subyek lihat sehari-hari. (4). Frekuensi kemunculan bermain pura-pura pada subyek dalam satu hari rata-rata 1 hingga 2 kali dalam sehari. Dari semua subyek yang ada mereka setiap harinya selalu memainkan permainan pura-pura meskipun ada pengulangan tema yang sama dalam setiap harinya.

 

Keyword : Retardasi Mental Ringan Usia 9-12 tahun, Bermain Pura-pura

 

Related Link : http://skripsi.umm.ac.id/files/disk1/314/jiptummpp-gdl-s1-2009-ninaanggra-15690-PENDAHUL-N.pdf


Keywords


Retardasi Mental Ringan Usia 9-12 tahun; Bermain Pura-pura; UMM